Selasa, 28 Februari 2012

Pembuatan Paspor

Seminggu yang lalu tepatnya hari Senin tanggal 13 Februari 2012 aku, beserta kedua adikku mengajukan permohonan untuk membuat paspor. Kami bertiga diantar oleh ayah. Berhubung rumah kami terletak di daerah Jawa Timur Selatan maka diputuskan untuk membuat paspor di kantor imigrasi yang terdekat dari kota Tulungagung, yaitu di Kantor Imigrasi Kelas II Blitar yang terletak di Srengat. Hal ini memudahkan apabila nanti ada yang perlu diurus ketika aku dan adik-adikku sudah kembali ke perantauan lagi.
Perjalanan dari rumah ke Srengat tidaklah jauh cukup 20 menit saja menggunakan mobil pribadi, kalaupun naik angkutan kota mungkin kurang lebih sekitar 40 menit. Setiba di sana kami langsung menuju informasi.
Oiya persyaratan yang harus disiapkan dari rumah supaya dalam proses pengurusan lebih cepat, antara lain :

1. KTP asli
2. Ijazah, Akte kelahiran, Buku Nikah (bagi yang sudah menikah).
3. Materai
4. Surat Rekomendasi dari atasan untuk PNS

Setiba disana kita diharuskan untuk mengisi Mengisi formulir permohonan paspor RI dengan benar dan lengkap beserta surat pernyataan yang nantinya dibubuhi Materai 6000,- . Formulir, surat pernyataan, dan sampul paspor bisa dibeli di kantor koperasi Kantor Imigrasi. Dan semua persyaratan yang disiapkan di rumah di fotokopi dengan ukuran kertas HARUS KWARTO. Total jendral dari pembelian formulir, map, fotokopi kurang lebih Rp 6000,00.
Setelah itu mengisi formulir dan pernyataan berkas-berkas tersebut ditunjukkan kepada Satpam informasi. Dari sini nanti kita mendapatkan nomor antrean. Ada 3 macam kode antrian, antara lain :
  1. Kode P untuk Permohonan Paspor. Dalam hal ini semua yang terkait dengan urusan Paspor (mulai dari  perhomohan pembuatan paspor, perpanjangan, pergantian nama, atau apalah)
  2. Kode K untuk Kasir. Disini antrian untuk melakukan transaksi pembayaran 
  3. Kode F untuk Antrian Foto
Setelah mendapatkan nomor antrian, diharapkan menunggu sampai nomor kita dipanggil. Saat itu aku, dan kedua adikku mendapatkan nomor antrian 011,012, dan 013. Aku melihat di layar LCD yang menunjukkan nomor antrian masih menunjukkan nomor 003 pada pukul 8.30 wib. Hanya saja aku sangat terheran-heran karena setelah nomor antrian 004, LCD penunjuk antrian angka benar-benar tidak bergerak. Antrian mulai terlihat tidak beres mulai pukul 09.00 wib. Tadinya aku positif thinking mungkin karena personelnya kurang secara ada 4 loket untuk pelayanan paspor tapi yang masih buka hanya 1 loket saja yaitu di loket 3.
Tetapi lambat laun aku jadi sedikit kecewa karena selang beberapa menit dari ketidak beresan antrian ada beberapa orang yang datang langsung menuju loket 3 dengan membawa berkas banyak dan langsung dikumpulkan di meja loket 3 (disinyalir adalah para calo yang membawa berkas para pemohon). Waktupun juga terus bergulir dari pukul 09.00 - 11.45 kami belum juga dipanggil. Aku komplain lah ke petugas yang melayani di loket 3. Beliau hanya mejawab "sabar ya mbak,,ini masih antri", secara dari pagi sampai siang (mau istirahat) masak hanya bisa melayani 4 orang. 
Kami baru dilayani ketika Ayaku maju untuk komplain. Kata ayahku bisa diprioritaskan karena ayahku pakai baju dinas. Setelah berkas kami diproses ternyata kami tidak bisa langsung foto. Foto dilaksanakan hari Rabu tanggal 15 Februari 2012.
Yang aku sayangkan Kantor Imigrasi adalah instansi pelayanan publik semestinya memberikan pelayanan yang bagus bagi masyarkat yang membuthkan. Kalaupun ada calo atau biro atau apalah namanya semestinya dibuatkan line antrian sendiri. 

Ketika hari Rabu aku dan adik-adikku berencana datang lebih awal dengan harapan nanti segera foto dan wawancara dan bisa pulang lebih cepat. Kami berangkat dari rumah pukul 07.30 dan sampai sana pukul 08.00 wib. Begitu datang kami langsung ke bagian informasi untuk mengambil nomor antrian. Kami sungguh shock ketika mendapatkan nomor antrian kasir dan foto 154,155, dan 156 yang notabene mendapat jatah foto pukul 15.00 wib. Itupun kami sempat dicemooh oleh bagian informasi "kok datangnya siang?kalah sama biro-biro". Kita hanya cuma bisa menelan ludah, aku kira malah terlalu pagi ternyata...kalah telaaaaaak.  Kemudian bagian informasi memberikan info kalau mau benar-benar cepat harus datang pagi karena orang-orang biro biasa datang pukul 04.00 wib.
Tapi alhamdulillah proses antri di kasir (pembayaran cepat). Biaya pembuatan paspor Rp 255.000,00. 
Ya sudah gara-gara mendapat jatah yang begitu sorenya aku dan adikku tiduran di serambi mushola sementara Ayahku mengantar budheku mengurus berkas-berkas yang masih kurang. 

Ketika di mushola kita sempat mengobrol dengan bapak-bapak dari Kediri. Beliau mengantar adiknya untuk membuat paspor. Setelah mengobrol panjang lebar beliau cerita kalau dalam mengurus paspor melalui biro (calo). Aku hanya tercengang ketika si Bapak tadi menyebutkan nominalnya Rp 700.000,00 . Belum lagi nanti kalau ada yang salah nama, kurang huruf, atau apalah nanti bisa nambah Rp 100.000,00. Sementara adiknya juga beberapa kali harus datang sendiri ke kantor imigrasi (sama halnya mengurus sendiri yang harus datang beberapa kali). 

Setelah menunggu berjam-jam akhirnya pukul 16.00 wib kami baru dipanggil untuk melakukan sesi foto. Usai foto dilakukan kami kembali antri lagi untuk melakukuan wawancara. Dalam wawancara ini kita mendapatkan beberapa pertanyaan, antaralain alamat rumah, sudah punya paspor apa belum, pembuatan paspor bertujuan apa, dan menandatangani buku paspor kita. Setelah proses wawancara berakhir diberi informasi oleh petugas kalau paspor bisa diambil 1 minggu dari foto kemaren (pada tanggal 22 Februari 2012).

Seminggu setealah foto aku merencanakan mengambil paspor dengan berangkat pagi-pagi. Aku bela-belain berangkat dari rumah pukul 06.00 wib. Sesampai di kantor imigrasi tepat pukul 06.20 wib....dan ternyata di sana masiih sepii sekali. Dalam hati "waduh kena tipu dah gue". Pukul 07.00 pintu kantor sudah dibuka dan aku mengambil nomor antrian. Di meja tempat pengambilan nomor antrian sudah ada satu tumpuk berkas untuk antrian Foto juga. Aku dan ayahku hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. Ckckckckckck.



jhj

Sabtu, 18 Februari 2012

Demam Serial Drama Korea (again)

Tidak tahu apa sebabnya lagi-lagi aku gemar melihat serial drama korea lagi. Seingatku yang terakhir aku liat itu Dong Yi, Secret Garden, Lie To Me, City Hunter, Myung Wool The Spy, My Princess (itu pada tahun 2011). Sekarang demam liat drama korea kambuh lagi setelah liat serial drama korea yang berjudul "The Moon That Embraces The Sun". Awalnya iseng aja ikut liat TMTES setelah aku lihat-lihat ternyata awalnya lucu dan bagus. 
Serial drama ini merupakan novel yang difilmkan. Sinopsis singkatnya adalah kisah cinta terlarang seorang raja dengan seorang paranormal kerajaan Joseon. Untuk cerita lebih lengkapnya bisa dilihat sendiri gak asyik kalau tidak menonton wkwkkwkw. Gara-gara suka akhirnya aku selalu mengikuti video live streamingnya walaupun terkadang subtitlenya nggak berjalan. Tapi entah kenapa aku tetap saja senang. Apalagi OST serial ini yang berjudul "Back Time" bagus banget. Berikut cuplikan video dari OST The Moon That Embraces The Sun"


menurutku benar-benar keren ceritanya apalagi novelnya :D . Selain bagus serialnya tapi ada beberapa adegan yang janggal. kemaren sempat ketangkap camera men lagi ambil gambar dari sisi seberang. Selain ada lagi dekorasi yang berubah padahal masih dalam scene yang sama. Yah buat lucu-lucuan aja hohohoho.

Sabtu, 24 September 2011

Uneg-Uneg ku

Alhamdulillah...satu kata yang ingin kupanjatkan pada Allah swt atas nikmat-Nya yang telah diberikan padaku sampai hari ini. Wah ternyata udah cukup lama juga aku nggak buka blog ku ini. Ingin sekali berbagi banyak cerita selama beberapa bulan terakhir ini, esspecially bulan Maret (jiah...alay.com) hehehe.
Tepatnya tanggal berapa aku lupa keliatannya tanggal 21 Maret 2011. Bertepatan hari itu aku ada panggilan untuk mengikuti test permagangan BCA di Malang. Sebenarnya sayang banget karena bertepatan pada tanggal itu sepupuku nikah. Tapi ya gimana lagi aku juga lagi butuh pekerjaan, ya namanya usaha siapa tahu hehehe.  Eh...ternyata emang belum rejekiku, habis test awal (psikotes) aku udah gagal di tempat. Sempat nyesal juga siy karena bela-belain ikut test tp ternyata tahap 1 aja gak lolos :’(( . Sepupu dari ibuku yg namanya danang dia kasih info kalau di Univ Brawijaya pada minggu itu ada job fair. Tanpa pikir panjang lagi aku ikut aja mumpung ada di malang ini, walopun budget yg ada juga sudah menipis hehehe. Aku putuskan besoknya tgl 22 Maret untuk pulang,mengingat teman baik (sahabatku) juga mau married tanggal 24. Nah dasar aku orang yg bingungan mau datang masih aja juga bingung. Waktu pulang dikasih teu ortu kalo sepupuku (Ita) dianter ke rumah mertua tgl 24 juga. Waaa....antara sahabat dan keluarga. Sahabatku juga udah kaya keluarga sendiri. Anter sepupuku dikarenakan ada mobil tapi gak ada sopir. Akhirnya aku putuskan untuk datang ke nikahan sobatku tgl 23 pas acara ijab qobul,sekalian pamit gak bisa datang. Sebenernya gak enak juga sih.. Citra....i’m so sory L.

Tak terasa tanggal 24 datang dengan cepatnya. Aku baru menyadari ada dua sahabatku lagi yang lagi ultah di hari itu juga. Hari itu sangat special sekali buatku maupun keluarga besar dari ayahku. Karena di moment antar sepupu ke rumah mertuanya nenekku yang jarang sekali mau diajak bepergian, beliau bersedia ikut. Ternyata rumah mertua sepupuku itu di Daerah Prigi Trenggalek tepatnya dekat pantai. Setelah rangkaian acara selesai kami sekeluarga besar dengan 3 mobil mampir ke pantai...wah senangnya pantai seakan milik sendiri benar-benar sepi. Saat itu yang paling membahagiakan nenekku berkenan diajak foto. Baru kali itu nenek mau difoto, biasanya beliau selalu menghindar kalo ada kamera yang berusaha mengambil gambar. Selain itu nenekku juga mau  foto bersama anak-anaknya. Aku dan sepupu-sepupuku yang lainnya bener-bener seneng yaang gak ketulungan hehehehe.







NB : mestinya di post bulan Mei tapi baru sempat publishnya sekarang :)


Kamis, 16 Juni 2011

jumat,17 Juni 2011

Alhamdulillah ya Rabb atas segala nikmat yang telah Engkau berikan padaku selama ini. . . . .
Oiya aku ada info tempat buat ambil gambar (baca:foto) di kota Tulungagung. Sekarang alun-alun semakin menarik untuk dikunjungi. Ada air mancur, batu untuk pijat refleksi, populasi burung dara, arena outbound....
Berikut ini ada beberapa foto ketika di alun-alun kota Tulungagung



Selasa, 10 Mei 2011

A Butterfly’s Lesson


”Suatu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong; seorang pria duduk dan memperhatikan
calon kupu-kupu tersebut berjuang keras selama berjam-jam untuk mendorong tubuhnya keluar melalui lobang kecil tersebut.

Kemudian, tampaknya usaha tersebut sia sia, berhenti dan tidak ada perkembangan yang bararti.
Seolah olah terlihat usaha tersebut sudah mencapai satu titik, dimana tidak bisa berkelanjutan.

Maka, pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu itu. Dia mengambil sebuah gunting dan membuka kepompong itu. Kemudian kupu-kupu itu keluar dengan sangat mudahnya Tapi apa yang terjadi? Kupu-kupu itu memiliki tubuh yang tidak sempurna. Tubuhnya kecil dan sayapnya tidak berkembang

Pria itu tetap memperhatikan dan berharap, tidak lama lagi, sayap tersebut akan terbuka, membesar dan
berkembang menjadi kuat untuk dapat mendukung badan kupu-kupu itu sendiri.

Semua yg diharapkan pria itu tidak terjadi ! Kenyataanya, kupu kupu tersebut malah menghabiskan seluruh hidupnya merayap dengan tubuhnya yang lemah dan sayap yang terlipat. Kupu kupu tersebut tidak pernah bisa terbang.

Apa yang pria itu lakukan, dengan segala kebaikan dan niat baiknya, dia tidak pernah mengerti, bahwa
perjuangan untuk mengeluarkan badan kupu-kupu dari kepompong dengan cara mengeluarkan seluruh cairan dari badannya adalah suatu proses yang dibutuhkan, sehingga sayapnya dapat berkembang dan siap untuk terbang begitu keluar dari kepompong tersebut,sesuai dengan yang sudah ditentukan
oleh ALLAH SWT.

Seringkali, Perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini .
Jika ALLAH SWT memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan,hal ini akan membuat kita
lemah.. Kita tidak akan sekuat seperti apa yang kita harapkan, dan tidak akan pernah terbang seperti kupu-kupu itu.

Kita meminta Kekuatan...dan ALLAH SWT memberi kita kesulitan untuk kita hadapi dan membuat kita menjadi kuat.
Kita meminta kebijaksanaan...dan ALLAH SWT memberikan kita masalah-masalah yang harus kita pecahkan.
Kita meminta kemakmuran...dan ALLAH SWT memberikan otak dan kekuatan untuk bekerja.
Kita meminta Keberanian...dan ALLAH SWT memberi kita rintangan untuk kita hadapi.
Kita meminta Cinta...dan ALLAH SWT memberikan orang-orang yang dalam kesulitan untuk kita bantu.
Kita meminta pertolongan...dan ALLAH SWT memberi kita kesempatan

“ Kita tidak menerima apa yang kita inginkan...., Tapi kita menerima apa yang kita butuhkan. "

Jalanilah hidup tanpa ketakutan, hadapi semua masalah dan yakinlah bahwa kita dapat mengatasi semua itu.






Nb : tulisan ini copy paste dari sebuah cacatan yang aku baca dari pc teman (saat membaca tidak ada penulisnya)




Kamis, 24 Februari 2011

Lagu Bagus

Emm.....pertama kali dengar lagu ini menurutku bagus banget. Ya udah aku putuskan untuk download lagu niy. Nah sekarang aku mau berbagi lagu ini hehehehe . Selamat mendengarkan.

1. Karena Hati Bicara.


2. Dalam Mihrab Cinta